XScouts: Platform Kolaborasi Pertamina dan Startup untuk Akselerasi Bisnis Energi di Indonesia

Sebagai langkah mendorong percepatan pertumbuhan startup energi di Indonesia, PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan program Pertamina XScouts sebaga

Istimewa
XScouts: Platform Kolaborasi Pertamina dan Startup untuk Akselerasi Bisnis Energi di Indonesia. 

 

DENPASAR, TRIBUN BALI - Sebagai langkah mendorong percepatan pertumbuhan startup energi di Indonesia, PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan program Pertamina XScouts sebagai platfom kolaborasi open innovation antara Pertamina dan founder startup energi yang secara resmi dibuka melalui acara One Day Virtual Talks bertajuk 'Shaping the Future of Energy', Rabu, 29 September 2021.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, dalam sambutannya mengutarakan, Pertamina mengundang potential startup untuk berkolaborasi dalam konteks mutual benefit. Kesempatan kolaborasi pengembangan innovation to business tersebut, terbuka bagi startup khususnya di bidang energi bersih, elektrifikasi, petrokimia dan teknologi pendukungnya, yang memiliki tantangan tersendiri.

“Harapan kami, dengan Pertamina XScouts ini dapat turut membangkitkan gairah inovator-inovator unggul Indonesia untuk membawa inovasinya menjadi business value berkolaborasi dengan Pertamina sebagai perusahaan energi nasional,” ungkap Nicke dalam rilis, Kamis 30 September 2021.

Bentuk kolaborasi yang dapat dilakukan antara Pertamina dan startup, imbuh Nicke, dapat berupa aplikasi teknologi hasil inovasi. Kerjasama perluasan channel to market, access to expertise, dan kerjasama bisnis lainnya.

“Dalam konteks mutual benefit, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, bagi atartup dan Pertamina," imbuh Nicke. Ia menegaskan, bergairahnya 'innovation to business' di bidang energi ini tentunya juga akan menciptakan lebih banyak pilihan menarik bagi pasar. Sehingga akan semakin mempermudah terjadinya transisi energi dalam mendukung pencapaian target Energy Mix dan meningkatkan perekonomian nasional yang erat kaitannya dengan tujuan pembangunan berkelanjutan serta komitmen ESG perusahaan.

Pertamina XScouts, sebuah program Open Innovation yang digulirkan Pertamina, turut diapresiasi Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana. Menurutnya, inovasi diperlukan untuk mengembangkan energi baru terbarukan  (EBT) guna menjaga ketahahanan energi dan memastikan pembangunan energi yang berkelanjutan.

Dadan menyebutkan, bahwa startup bidang energi dibutuhkan untuk mendorong pencapaian komitmen Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan EBT karena dapat memprakarsai proyek energi terbarukan, menggairahkan iklim investasi, menciptakan inovasi di bidang energi, memanfaatkan potensi energi terbarukan menjadi energi listrik atau substitusi energi lainnya seperti biofuel dan biomassa.

“Kami menyambut inovasi-inovasi para generasi muda, sehingga dapat mendorong energi yang semakin bersih dan tumbuh ekosistem bisnis baru oleh insan yang inovatif,” pungkas Dadan. Sejalan dengan hal tersebut, berbagai inkubator dari universitas menyambut baik program Pertamina XScouts dan siap mendukung program ini, untuk kolaborasi yang lebih baik.

“Program Pertamina XScouts merupakan program yang sangat baik, dan fokus pada penciptaan value creation secara jangka panjang, bukan sekadar kompetisi semata. Hal ini tentunya akan membawa dampak yang baik bagi pengembangan startup bidang energi. Kami dari universitas siap untuk bekerjasama dan menyiapkan startup binaan yang relevan di bidang energi bersih, EBT, petrokimia, elektrifikasi, dan future technology,” ujar Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, selaku Wakil Rektor Bidang Research, Innovation, and Community Development Universitas Airlangga saat audiensi beberapa waktu lalu.

Hal senada disampaikan Sekretaris Bidang Kewirausahaan dan Inkubasi Bisnis LPIK ITB, Santi Novani. Menurutnya, ada beberapa bidang startup energi yang relevan seperti carbon emission capture, solar PV, dan clean energy lainnya yang berpeluang untuk dikolaborasikan bersama Pertamina sehingga manfaat jangka panjang dapat dirasakan kedua belah pihak.

"Program Pertamina XScout menjadi momen yang bagus dalam merangkul inovator  agar dapat berkembang untuk mendapatkan akses pasar yang selama ini menjadi kendala dalam pengembangan start up energi,” ungkap Santi. Direktur Inkubasi Bisnis ITB, Dina Dellyana, mengutarakan bahwa tantangan startup bidang energi sangat besar dan banyak action yang harus dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut.

“Pertama, meningkatkan awareness untuk membangun solusi energi yang dijembatani melalui Pertamina XScouts. Aspek selanjutnya adalah access to expert dan market yang selama ini menjadi kendala dapat diakomodir melalui program XScouts ini,” ujar Dina. Dukungan juga disampaikan oleh CEO Batex Energi Mandiri, Rina Wiji Astuti, yang menekankan banyaknya tantangan dalam pengembangan startup energi seperti pengembangan produk, akses pasar dan modal.

“Kolaborasi diperlukan antara startup, perusahaan, incubator, dan instansi pemerintah sehingga kami dapat menyediakan produk yang berkualitas tinggi dan memenuhi ekspektasi pasar sehingga dapat menciptakan ketahanan energi di Indonesia,” jelas Rina.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved