PHRI Badung: 30% Pekerja Pariwisata Akan Diperkerjakan Ketika Penerbangan Internasional Dibuka

Pekerja pariwisata yang nantinya akan diperkerjakan ketika penerbangan internasional dibuka, yakni kurang lebih mencapai 30 persen.

Editor: Karsiani Putri
Anak Agung Seri Kusniarti
Ketua PHRI Badung Rai Suryawijaya 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pekerja pariwisata yang nantinya akan diperkerjakan ketika penerbangan internasional dibuka, yakni kurang lebih mencapai 30 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya. 

"Kalau tingkat hunian kita nanti bisa mencapai 30 persen. Ya, kita pekerjaan karyawannya minimal separuhnya. Kalau misalkan memiliki karyawan 300, kan 150 bisa dipekerjakan," ungkapnya pada Rabu 6 Oktober 2021. 

Sementara untuk menghitung jumlah pekerja di 35 Hotel yang akan disiapkan untuk karantina, Rai mengatakan untuk satu hotel dapat mempekerjakan 100 orang saja.

Jadi, jika terdapat 35 Hotel jumlah pekerjanya bisa mencapai 3.500 orang tergantung pada tingkat hunian.

"Kita bertahap karena pada dasarnya kita prinsip kehati-hatian, mengingat masih ada varian baru, kedua pembukaan negara kita kan baru lima, kalau lima negara dibuka, seperti South Korea, Japan, UEA, China, dan New Zealand. Kalau satu pesawat isinya misalnya 250 orang, dengan lima negara kan baru 1.250, jadi bertahap," tambahnya. 

Baca juga: Pedagang di Pasar Kedonganan Keluhkan Harga Ikan yang Naik & Sepinya Kunjungan

Menurutnya, setelah pembukaan penerbangan internasional dengan lima negara tersebut berhasil tanpa ada lonjakan kasus, barulah nanti akan membuka ke beberapa Negara lain. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved