Lindungi Atlet, BPJamsostek Komitmen Berikan Perlindungan Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), hadir dalam memberikan jaminan yang menjadi hak bagi setiap pekerja di Indonesia. Bahkan dengan latar belakang pro

Istimewa
BPJamsostek berkomitmen memberikan perlindungan jaminan sosial untuk atlet Indonesia. Salah satu wujudnya adalah perlindungan ke-85 atlet Muaythai se-Bali. 

 

DENPASAR, TRIBUN BALI - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), hadir dalam memberikan jaminan yang menjadi hak bagi setiap pekerja di Indonesia. Bahkan dengan latar belakang profesi apapun, termasuk atlet. Sebanyak 85 atlet Muaythai se – Bali pun, ikut  program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Diharapkan para atlet terlindungi selama latihan dan mengikuti event.

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bali Denpasar, Opik Taufik, disela-sela acara kepesertaan Binpres Muaythai Indonesia Bali mengatakan, tak banyak yang tahu bagaimana seorang atlet menjalani kehidupan. Termasuk ketika tak berada lagi di arena pertandingan. Raihan medali yang tersusun rapi, sebagai torehan dalam mengharumkan nama Indonesia. "Kerap tak pula menjadi modal yang mumpuni untuk kehidupannya," ujarnya dalam rilis, Senin 25 Oktober 2021.

Menurut dia, banyak dari duta bangsa ini yang mengalami cedera ringan sampai serius dalam masa pertandingan ataupun pada sesi latihan. Hal itu berdampak para atlet tersebut, tak lagi dapat bertanding. Bahkan tak jarang diantara mereka, sampai harus 'gantung sepatu' atau pensiun sebagai atlet karena cedera itu. 

Padahal, atlet turut berkontribusi dalam mengharumkan nama Indonesia dalam laga dunia. "Indonesia saat ini sangat kondusif, untuk membangun jaminan sosial. Karena hingga tahun 2030, bisa menikmati bonus demografi. Artinya lebih banyak orang produktif bekerja, sehingga bisa menyisihkan dana untuk keperluan program jaminan sosial," jelasnya.

Jaminan sosial sangat penting, karena pula memiliki fungsi mencegah kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Perlindungan jaminan sosial yang disediakan BPJamsostek, memiliki peran penting dalam mencegah atlet mengalami hal-hal yang tidak diinginkan akibat aktivitas profesinya. Sehingga bisa menyebabkan dirinya dan keluarga, terdampak risiko ekonomi dan menyeret mereka lebih jauh dari kesejahteraan.

"BPJamsostek juga senantiasa memberikan pemahaman, dan mengubah pola pikir masyarakat. Bahwa dengan menjadi peserta BPJamsostek, jangan hanya dilihat sebagai beban biaya saja, tetapi lebih kepada manfaatnya," tegasnya. Kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan ini lah, yang harus selalu ditingkatkan agar perlindungan menyeluruh bagi para atlet juga tercapai. 

Sementara itu Binpres Muaythai Indonesia Bali, Gede Sudarma, dan panitia pertandingan, Ade Setiawan SE., mendukung agar atlet terlindungi dari segala resiko yang terjadi ketika melakukan kegiatan yang berhubungan dengan Muaythai. Untuk itu jaminan sosial ketenagakerjaan pun menjadi penting sebagai solusinya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved