Semarak Natal 2021, CV Fenny Selenggarakan Event Baking Battle

Menyemarakan Natal 2021, CV Fenny menyelenggarakan baking battle. Event tersebut bertajuk 'Fenny's Christmas Challenge Live Baking Battle'. Ketua pani

Istimewa
Ketua panitia acara, Fenny (kiri) bersama Chef Pastry&Bakery, Abdul Ajis Saifudin, (kanan) menyerahkan hadiah kepada pemenang, yakni kepada juara pertama yang direbut Dode (tengah) dengan Choco Peanut Cookies miliknya. Dalam event 'Fenny's Christmas Challenge Live Baking Battle'. 

 

DENPASAR, TRIBUN BALI -  Menyemarakan Natal 2021, CV Fenny menyelenggarakan baking battle. Event tersebut bertajuk 'Fenny's Christmas Challenge Live Baking Battle'. Ketua panitia acara, Fenny, menjelaskan bahwa event ini, untuk menyemangati generasi muda yang memiliki ketertarikan dan hobi di bidang baking.

Pihaknya pun memastikan dan mengagendakan 'live baking battle' ini tiap tahun menjelang perayaan Natal. "Jadi selain Bali dikenal sebagai destinasi pariwisata, wisata kulinernya juga ikut maju," jelasnya dalam siaran pers, Rabu 15 Desember 2021. Pihaknya menyediakan alat, bahan, maupun tempat khusus, agar ke depannya Bali bisa ikut berkiprah dibidang kuliner.

"Jadi orang belajar baking dan masak tidak harus ke Jakarta, di Bali pun ada fasilitas yang sama dengan di Jakarta," ungkapnya. Guna memajukan sektor kuliner Pulau Dewata, CV Fenny disebut kerap mengundang chef atau pakar dari Ibukota. 

"Kadang-kadang dari Malaysia juga ada. Saya punya cita-cita, Bali ini jangan ketinggalan dengan Jakarta maupun kota-kota besar lainnya," tegasnya. Fenny menilai, generasi muda Bali memiliki ketertarikan luar biasa terhadap dunia baking. 

Ketertarikan itu didukung segudang potensi dan inovasi. "Jadi membuat kue itu bukan momok. Mereka (generasi muda) itu sekarang ini simple. Membuat makanan yang enak, tetapi simple, tidak mau ribet," katanya.

Kalau dulu kan buat apa-apa, rasanya susah sekali. "Sekarang dengan adanya teknologi, dan dengan adanya bahan-bahan pendukung yang bagus, mereka bisa berinovasi bermacam-macam," lanjutnya. Berbicara Fenny's Christmas Challenge Live Baking Battle, ia mengakui masyarakat Pulau Seribu Pura ini, sangat antusias mengikuti event ini. 

"Hari ini (Selasa 14 Desember 2021) hanya untuk finalnya diikuti tiga orang. Tiga orang itu adalah Dode, Olivia, dan Ninis. Kalau untuk babak sebelumnya diikuti banyak peserta. Mereka pada babak penyisihan lewat online atau virtual," jelasnya. 

"Karena kalau kita siapkan tempat untuk peserta pada babak penyisihan, tidak cukup tempat saya," sambungnya. Fenny juga mengatakan, Fenny's Christmas Challenge Live Baking Battle ini, terselenggara atas kerjasama pihaknya bersama Upfield Indonesia. Oleh karena itu, hasil dari event ini diharapkan diakomodir oleh Blue Band. 

"Mungkin hasil dari pemenang ini akan dipakai sebagai resep mereka (Blue Band). Tidak hanya Blue Band, kan bisa juga dipakai Tulip, dan Kraft. Jadi untuk pemenang, resepnya disajikan dan dipakai untuk resepnya mereka," sebutnya. 

Professional Chef Pastry & Bakery, Chef Abdul Ajis Saifudin, di tempat yang sama mengatakan, Fenny's Christmas Challenge Live Baking Battle adalah kompetisi Natal yang mengundang masyarakat Bali untuk berkreasi. 

"Jadi nanti bisa jadi inspirasi untuk cookies di hari Natal, ataupun di hari raya lain, seperti Lebaran, Imlek, dan lainnya. Kompetisi ini dari Blue Band untuk mendukung UKM supaya lebih berkembang," katanya. Chef Ajis mengakui, Usaha Kecil Menengah (UKM) memiliki peran sentral dalam memutar perekonomian dalam negeri. 

"Ekonomi bisa berputar karena adanya UKM, baik rumah tangga ataupun dari para profesional. Oleh karenanya kita dukung melalui toko Fenny, dengan tempat yang luar biasa bagus. Kemudian kami dari Blue Band, dan teman-teman di prinsipal lain itu juga mendukung supaya nanti berkelanjutan, dan bisa menghasilkan wirausahawan-wirausahawan baru, dan UKM-UKM hebat," ucapnya. 

Selama masa pandemi Covid-19, pihaknya berkomitmen merangsang aktivitas UKM. Tak tanggung-tanggung, guna mengoptimalkan potensi yang ada, Blue Band secara komprehensif mendatangi UKM sekaligus bekerjasama dengan seluruh toko yang menjual bahan kue. 

"Langkah kami itu supaya UKM dan toko bahan kue mendapatkan income. Apalagi sekarang bisnis ini bisa dilakukan secara online. Jadi tidak perlu punya outlet. Sekarang tinggal foto, fotonya menarik, bisa dipromosikan melalui sosial media," tuturnya. 

Adapun pemenang dalam event ini, juara pertama direbut Dode (Choco Peanut Cookies), juara kedua ditempati Olivia (Red Velvet Christmas Cookies), dan juara ketiga atas nama Ninis (London Almond Cookies). 

Dode dengan Choco Peanut Cookies mampu mencatatkan skor 7,2, disusul Red Velvet Christmas Cookies karya Olivia meraih rata-rata nilai 6,7, dan skor 6,3 untuk London Almond Cookies kreasi Ninis. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved