Nataru 2021, Bandara Ngurah Rai Bali Buka Posko Terpadu Monitoring Angkutan Udara

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dalam komitmennya menjaga kemanan dan keselamatan pengguna jasa. Telah membuka posko monitoring  angku

Freepik.com by 4045
Ilustrasi penerbangan internasional di sebuah bandara 

 

DENPASAR, TRIBUN BALI - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dalam komitmennya menjaga kemanan dan keselamatan pengguna jasa. Telah membuka posko monitoring  angkutan Natal tahun 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) di Area Terminal Domestik pada Jumat, 17 Desember 2021. 

Pada pembukaan posko monitoring angkutan Natal tahun 2021, dan tahun baru 2022 ini dilaksanakan apel pembukaan yang diikuti seluruh perwakilan instansi yang akan bertugas selama posko dibuka. Yakni selain dari internal PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, juga melibatkan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Pangkalan TNI I Gusti Ngurah Rai, Polsek Kawasan Udara Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar.

Kemudian BASARNAS Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea & Cukai Wilayah Bali, NTB, & NTT, Stasiun Meteorologi Kelas I Ngurah Rai, PERUM LPPNPI Cabang Denpasar dan Para Airlines serta Ground Handling.“Untuk memastikan keamanan dan keselamatan di Bandara Internasional  Ngurah Rai, kami Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, bersama stakeholder melaksanakan pembukaan posko terpadu monitoring angkutan udara Natal 2021, dan tahun baru 2022," jelas General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado, dalam siaran persnya. 

Lanjutnya, dalam hal ini fokus juga terhadap penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. “Posko terpadu monitoring angkutan udara Nataru ini, akan dibuka selama 19 Hari, terhitung mulai tanggal 17 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022 mendatang. Jadi nantinya seluruh data dan laporan terpusat, mengenai aktivitas transportasi udara Nataru Bandara Internasional  Ngurah Rai akan di monitoring disini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Herry mengatakan, pihaknya tetap menyiagakan posko Nataru ini, meskipun saat Nataru nantinya dilakukan pembatasan. "Namun kami harus antisipasi hal-hal yang dapat mengganggu kelancaran operasional penerbangan dan pengguna jasa,”ujarnya. Pada kesempatanya, Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, yang memimpin apel pembukaan posko terpadu monitoring angkutan udara Natal tahun 2021, dan tahun baru 2022, Putu Eka Cahyadhi mengatakan, dengan kolaborasi dan sinergitas semua pihak.

"Saya yakin periode Nataru tahun ini, dapat kita tangani dengan baik bersama-sama.  Dengan  tetap  memegang  dan  menerapkan  prinsip- prinsip 3S + 1C (safety, security, services, dan compliance)," sebutnya. Juga secara disiplin menerapakan  protokol  kesehatan  oleh  semua  pihak, yang diharapkan mampu menciptakan kondisi yang aman lancar dan terkendali bagi operasional penerbangan. 

“Saya  mengajak  semua  pihak  untuk  bahu-membahu  gotong-royong  melaksanakan  tugas  masing-masing  instansi/operator, sesuai  ruang  lingkup dan  kewenangan  serta  SOP  masing-masing," jelasnya.  Harap  segera  melaporkan  ke pimpinan  atau  PIC  posko  Nataru, kata dia, jika  terjadi  atau  ditemukan hal-hal  yang  abnormal.  "Mari  bersama-sama  kita  berpartisipasi  aktif  dalam mendukung  kelancaran, kesuksesan  angkutan  udara  selama  periode  Nataru sekarang ini,” tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved