Penyebrangan ke Nuspen Meningkat, Pengelola Boat di Pelabuhan Tribhuana Tambah 2 Keberangkatan

Pelabuhan Tribhuana di Desa Kusamba Klungkung, Minggu, 26 Desember 2021 pagi tampak dipadati penumpang.

Editor: Karsiani Putri
Eka Mita Suputra
Aktivitas penyebrangan di Pelabuhan Tribhuana, Desa Kusamba, Klungkung, Minggu (26/12).  

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pelabuhan Tribhuana di Desa Kusamba Klungkung, Minggu, 26 Desember 2021 pagi tampak dipadati penumpang.

Dalam suasana libur Natal dan menjelang tahun baru ini, dimanfaatkan warga untuk menyebrang ke Nusa Penida.

Bahkan pengelola boat mengalami peningkatan penumpang, sehingga harus melakukan penambahan dua kali keberangkatan.

Hal ini diungkapkan seorang petugas loket di Pelabuhan Tri Bhuana Kusamba, Dewa Ayu Kusuma.

Meningkatnya penumpang yang hendak menyebrang ke Nusa Penida membuat pengelola boat menambah keberangkatan ke Nusa Penida.

Jika normalnya sehari 8 kali keberangkatan, Minggu, 26 Desember 2021 pagi ada tambahan dua kali keberangkatan.

"Penambahan dua trip ini dilakukan pada pagi hari pada pukul 07.30 Wita dan pukul 08.30 Wita," ujar Dewa Ayu Kusuma.

Menurutnya penumpang yang menyebrang ke Nusa Penida tidak hanya dari warga lokal yang hendak pulang kampung, namun banyak yang bertujuan untuk mengisi liburan jelang akhir tahun dan untuk bersembhyang.

"Karena penumpang yang ke Nusa Penida tidak hanya berlibur, namun juga ada melakukan persembahyangan sehingga aktifitas penyebrangan meningkat," kata Dewa Ayu seraya mengatakan harga tiket masih sebesar Rp50 ribu per penumpang.

Sementara itu, Petugas Dinas Perhubungan di Pelabuhan Teibhuana Kusamba, I Made Suardika menjelaskan, sejak Jumat, 24 Desember 2021 sudah diberlakukan wajib vaksinasi dosis kedua untuk warga yang menyebrang ke Nusa Penida.

Bagi warga yang belum bisa menunjukkan bukti vaksin, maka langsung dilayani vaksinasi oleh petugas kesehatan yang standby di pelabuhan.

"Di pelabuhan Kusamba juga telah dilengkapi barcode aplikasi PeduliLindungi sehingga penumpang yang ingin menyebrang ke Nusa Penida bisa terlihat sudah divaksin atau belum," jelasnya.

Sementara itu, seorang penumpang asal Karangasem, Putu Nadya Pertiwi (26) mengaku sengaja menyebrang ke Nusa Penida karena masih mendapatkan libur hari Natal.

Selain berlibur dan berwisata ke Nusa Penida, ia dan keluarganya juga berencana melakukan tirta yatra ke sejumlah pura di Nusa Pendia, seperti Pura Penataran Ped, Pura Giri Putri dan sebagainya.

"Rencana sampai akhir bulan di Nusa Penida. Karena masih pandemi, mungkin harga penginapannya relatif lebih terjangkau, jika dibandingkan normal. Nanti sambil berwisata, rencana juga sambil bersembahyang," jelasnya. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved