H-5 Lebaran Tercatat Sampai 914 Orang Tinggalkan Bali

Arus mudik Lebaran di Terminal Tipe A Mengwi, Badung tidak bisa diprediksi pasalnya jumlah keberangkatan di Terminal Tipe A ini tidak menentu.

Editor: Karsiani Putri
I Komang Agus Aryanta
Situasi di Terminal Tipe A Mengwi pada Kamis, 28 April 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Arus mudik Lebaran di Terminal Tipe A Mengwi, Badung tidak bisa diprediksi pasalnya jumlah keberangkatan di Terminal Tipe A ini tidak menentu.

Bahkan pada H-5 lebaran jumlah pemudik mencapai 914 orang yang tinggal pulau Bali melalui jalur darat.

Kendati demikian pada H-4 atau Kamis 28 April 2022 penumpang terlihat tidak terlalu banyak.

Bahkan ada beberapa bus yang berangkat menju pulau jawa.

Baca juga: Dukung Digitalisasi UMKM Perempuan, XL Axiata Jadikan Sispreneur Aksi Konkrit di W20

Pihak terminal pun belum melakukan rekap terkait berapa jumlah penumpang yang berangkat pada H-4 lebaran tersebut.

Hanya saja diprediksi puncak arus mudik terjadi pada Kamis ini dan Jumat, 29 April 2022 besok.

Koordinator Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Mengwi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Bali, Achmad Erwin Rahadi saat ditemui Tribun Bali mengakui hal tersebut.

Menurutnya peningkatan penumpang mulai terlihat dari Rabu lalu dengan jumlah bus 40 unit yang memberangkatkan penumpang sebanyak 914 orang.

"Puncak kami prediksi hari ini (Kamis)  dan Jumat besok. Namun kenaikan rata-rata kenaikan 50 persen per harinya. Kalau hari biasa 200 orang per hari," ujarnya.

Ia mengakui saat ini  memang ada sejumlah bus yang masuk ke Terminal Mengwi  tetapi itu masih sedikit.

Hal itu karena  para pengusaha transportasi menaikkan penumpang di kantor masing-masing PO.

Bahkan kalau sudah penuh, biasanya mereka baru ke terminal untuk melakukan validasi atau ram check.

"Ram check rutin dilakukan satu jam sebelum bus itu berangkat. Jadi semua bus wajib melakukan ram check. Hak ini juga bagi keselamatan penumpang. Selain itu juga untuk mendapatkan validitas data dadi pihak terminal terkait penyebrangan di Pelabuhan,"  terangnya.

Seperti biasa, pria asal lombok itu mengaku, di Terminal Mengwi  juga menyediakan cek kesehatan gratis dan obat-obatan. 

Begitu juga durasi waktu vaksinasi ditambah.

"Awalnya dari pukul 08.00-11.00 dan kini buka dari 08.00-17.00. Tidak hanya itu, Kementerian Perhubungan juga menyediakan fasilitas Rapid Test Antigen gratis khusus kepada penumpang yang memerlukan," katanya.

Namun untuk rapid test sampai saat ini belum ada yang menggunakan rapid tes tersebut.

Mengingat di Bali antusias masyarakat untuk menerima vaksinasi Covid-19 sangat tinggi.

"Berbagai fasilitas disediakan untuk penumpang. Mulai dari cek kesehatan, obat-obatan, rapid test, dan vaksinasi. Bahkan BNN Provinsi Bali dan BNN Kabupaten Badung juga melakukan tes urin kepada sopir bus," bebernya.

Dari data pihak terminal Mengwi, kenaikan  penumpang di terminal kedatangan mulai meningkat  dari tanggal 15 April yang mencapai 320 orang dari semula diangka 200 orang.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved